Sunday, September 10, 2017

Takut Menggunakan OS Bajakan? Mari Beralih Ke Xenta OS Indonesia

MTBlog - Selamat datang di blog sederhana Maas Teguh, MaasTeguh.web.id . Kali ini admin ingin membahas artikel mengenai sistem operasi lokal asal Indonesia. Adalah Xenta OS, merupakan operation system (sistem operasi) GNU/Linux lokal Indonesia yang didesain untuk pemula, menengah dan tingkat developer. Dapat digunakan untuk keperluan kantor, sekolah ataupun untuk penggunaan biasa sehari - hari.



Xenta OS merupakan Distro Linux Lokal Indonesia yang berisikan perangkat lunak (software) yang dapat digunakan pada perangkat komputer, laptop, dan notebook. Dilengkapi dengan berbagai pernak-pernik khas Indonesia, distro ini cocok digunakan untuk pengguna komputer di Indonesia.



Lebih penasaran dengan Xenta OS ini? Yuk simak pembahasannya!


Xenta OS berawal dikembangkan oleh Kang Dindin Hernawan Sebagai Proyek Hobi yang Serius untuk di kerjakan secara senang hati. Xenta OS bisa didapatkan oleh siapa saja tanpa perlu membayar untuk mengunduhnya. Pengembangan ini bertujuan sebagai distribusi alternatif dalam menggunakan perangkat lunak yang bebas dan legal. Xenta OS menawarkan lingkungan kerja dengan Desktop bernama Cinnamon yang mudah dalam penggunaan yang dilengkapi dengan Program Office, Desain Grafis, Multimedia, Pendidikan, Internet dan lain-lain.

Arti Dari Xenta OS,


Xenta OS berasal dari kata X dan επτά (bahasa yunani yang artinya tujuh) dan X sendiri melambangkan untuk OS bertipe Linux, dan επτά diplesetkan menjadi kata enta meskipun itu artinya beda. sebagai bias dari permainan kata. Dan tujuh itu melambangkan tujuan.



Maskot : PESAWAT TERBANG




Maskot Xenta OS saat ini Sekilas mirip sekali dengan pesawat terbang, dan memang benar ini pesawat terbang. Dan ternyata para Developer memiliki impian agar menjadikan distro linux asal Indonesia ini dapat terbang tinggi seperti pesawat dan terbang dengan bebas seperti rasa ingin tahu yang tak terbatas.

Basednya Xenta OS,


Xenta OS adalah sebuah sistem operasi turunan dari Linux Mint turunan dari Ubuntu dan turunan dari Debian. Sistem operasi ini dapat dikatakan turunan dari ke 3 OS diatas karena sudah memiliki repository tersendiri (masih dalam tahap perkembangan lebih lanjut).

Tujuan Dibuatnya Xenta OS,


Sebagai sistem operasi (OS) bebas merdeka, dikembangkan dengan maksud sebagai berikut.

  • Sistem Operasi alternatif, perangkat lunak yang bebas merdeka dan legal.
  • Menawarkan lingkungan kerja yang mudah dalam penggunaannya (User Friendly).
  • Menyertakan berbagai konten lokal khas Indonesia.
  • Menyertakan berbagai aplikasi hasil karya para pecinta dan penggiat linux Indonesia.
  • Didesain untuk digunakan secara online dan offline.
  • Didesain untuk pengguna tingkat dasar, menengah dan Developer.
  • Menyertakan program untuk keperluan Perkantoran, Multimedia, Desain Grafis, Pendidikan, Developer, Internet dan lain-lain.


  • Rekomendasi Minimal Sistem


  • 512MB RAM (1GB direkomendasikan untuk penggunaan nyaman).
  • 9GB ruang disk (20GB dianjurkan).
  • 1024 × 768 (pada resolusi yang lebih rendah, tekan ALT untuk menyeret jendela dengan mouse jika mereka tidak cocok di layar).

  • Catatan:

  • 64-bit ISO dapat boot dengan BIOS atau UEFI.
  • 32-bit ISO hanya dapat boot dengan BIOS.
  • 64-bit ISO direkomendasikan untuk semua komputer modern (Hampir semua komputer & laptop yang dijual di 10 tahun terakhir dilengkapi dengan prosesor 64-bit).


  • Tahap Fitur Unggulan,


  • Xenta OS didesign agar mudah untuk digunakan. Dengan Tampilan Yang Modern.
  • Memiliki Support yang Panjang. Xenta OS akan merilis Versi LTS.
  • Xenta OS adalah Project Terbuka. Siapa saja boleh berkontribusi.



  • Baiklah mungkin sampai disini dulu pembahasan artikel mengenai sistem operasi GNU/Linux bebas merdeka sekaligus gratis asal Indonesia, Xenta OS. Kritik dan Sarannya sangat diperlukan untuk terus memberikan artikel - artikel positif sekaligus bermanfaat bagi pengunjung setia MTBlog. Mohon maaf bila terdapat banyak kesalahan, dan sampai jumpa lagi! Rujukan Referensi : http://www.xentaos.org/p/about.html